Cuti Naik Gunung

Desember itu bulan yang sangat menyibukkan.  Agenda naik gunung dan jalan-jalan lain, sepertinya akan tertunda, entah sebagian entah semua.

Udah. itu aja.

Kembali ke Bank Mandiri

Saya memang belum begitu paham mengenai ekonomi syariah ketika memutuskan untuk membuka rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) saat itu. Bagi saya, label syariah sudah cukup menjadi bukti bahwa suatu bank itu benar-benar syar’i. Sampai suatu ketika saya mendapati sebuah faidah yang berharga dari penjelasan Ustadz Arifin Baderi di web Pengusaha Muslim tentang hakikat bank ‘syariah’ yang ada di Indonesia.

Tulisan tersebut terbagi menjadi bagian pertama dan kedua. Secara garis besar, fakta mengenai bank ‘syariah’ di Indonesia dapat diringkas sebagai berikut: Continue reading

Kenapa Mesti Pakai Dua Hape?

Berikut alasan saya kenapa saya pakai dua nomor, yang mana dulu saya anti pake handphone lebih dari satu. Ternyata:

  1. Tidak semua daerah di Indonesia tercover dengan baik oleh sinyal satu operator. Bagi yang mobile seperti saya, menggunakan servis dari dua operator cukup membantu mengatasi masalah tersebut.
  2. Kadang saya harus menempuh perjalanan lebih dari 8 jam. Padahal tanpa digunakan secara intens saja, handphone sudah bisa lowbat dalam rentang waktu kurang dari sehari. Saling backup antar hape adalah solusinya.
  3. Setiap hape mempunya fungsi dan plus-minus masing-masing. Kebetulan saya pakai Blackberry yang unggul dalam hal paket data dan ketahanan baterai, tapi sangat tidak berteknologi dari segi hiburan lain. Untuk kekurangan itu, tertutupi dengan hape saya yang satunya, yaitu Nokia 700 yang berlayar sentuh, banyak game, aplikasi dan berteknologi tinggi. Untuk keperluan browsing yang lebih nyaman memang lebih baik Nokia 700 dengan layar sentuh yang lebar.
  4. Masalah harus memberi “makan” pulsa dua hape? Bagi saya tidak masalah untuk zaman sekarang dimana persaingan operator semakin ketat, dan perang tarif semakin hebat. Untuk menelpon sesama Indosat, sejam saja saya cuma butuh 600 rupiah kalau pagi. Untuk sesama Telkomsel, 1000 rupiah per 10 menit. Untuk ke operator laen? Teman saya jarang yang pakai selain dua operator di atas. No need to worry.
  5. In case of emergency, misalnya salah satu hape hilang dan kondisi sedang membutuhkan handphone -semoga tidak sempat terjadi hal seperti ini-, masih ada hape satunya.

Dulu sempat terpikir banyak. Entah kenapa pas nulis ini cuma terpikir segini. Ada yang mau menambahkan? :)

Jalan-jalan ke Ceremai

Cerita ini, tokoh utamanya masih sama seperti pada episode “Surga Edelweiss Papandayan“, yaitu saya dan Dimas. Awalnya kami bingung memilih antara gunung Papandayan (lagi), Salak, atau Ceremai. Sebenarnya kalau Dimas sih nyantai, tinggal ngikut. Sayanya aja yang ribet mau nyari yang paling bagus. Hehe..

Berawal dari obrolan di Group Facebook “KIPALA (Komunitas Ikhwan Pecinta Alam)”, kami menimbang dan memutuskan untuk menjajaki gunung tertinggi di Jawa Barat tersebut pada hari Sabtu 15 Oktober 2011 melalui jalur Linggarjati yang konon paling ramai di antara jalur yang lain. Continue reading

Tagged , , , , ,

Ada Apa Dengan 25 September?

Saya kurang begitu ingat jika harus menengok terlalu ke belakang mengenai apa yang terjadi pada tanggal ini. Saya pikir tidak ada salahnya kalau Saya coba urai satu per satu dimulai dari yang terbaru: Continue reading

Tagged , ,

Menuju Puncak Dewi Anjani

Nothing happens until you make it happen.

Sejauh apapun tempat yang ingin kita kunjungi, dengan izin Allah, jika ada kemauan, pasti ada jalan. Dan Alhamdulillah kali ini Allah memperkenankan saya mengunjungi Gunung Rinjani (3726 mdpl) yang terletak di Pulau Lombok. Karena cukup lama dan panjang, catatan perjalanan kali ini akan saya buat dengan format timeline.

Continue reading

Tagged ,

Hobinya kok Nyalahin Presiden?

Tidak diragukan lagi salah satu tanda hari kiamat adalah tersebarnya kebodohan dan diangkatnya ilmu di antara manusia. Salah satu sikap yang menjadi kebiasan sebagian (besar) masyarakat kita adalah lebih suka menumpahkan kesalahan dan hujatan ke Pemerintah dan cenderung mensucikan diri sendiri. Ya, pernahkah mereka bermuhasabah barang sebentar, barangkali kesalahan ada pada para penghujat, pada mereka yang hobi demo dan berkoar-koar, seolah mereka manusia yang paling berhak mengatur urusan rakyat dan paling ahli? Sedangkan di mata mereka, pemerintah itu tidak lebih dari sekedar sampah yang harus disingkirkan segera dari kursi kekuasaan atas nama kedaulatan rakyat yang diagung2kan itu!

Tidak pernahkah mereka mendengar firman Allah: Continue reading

Tagged , , ,

Ketika Syawal Mendua

Lebaran kali ini ngga seru banget. Ada yang selasa, ada yang rabu.

Demikian terlontar secara makna, dari sebagian warga di kampung kami dan juga mungkin di belahan bumi lain di Indonesia. Ya, boleh jadi tebakan Anda benar, Saya termasuk penganut Lebaran pro-pemerintah, begitu pula tetangga sekitar. Permasalahan perbedaan hari raya memang menjadi polemik bagi sebagian besar muslimin di negeri ini. Di antara mereka ada yang cari aman dengan mengikuti pemerintah, ada juga yang memang fanatik dengan golongannya. Maaf, saya hanya mengatakan fanatik pada mereka yang sekedar ikutan tanpa tahu apa yang mendasari pilihan mereka.

Ada dua alasan utama saya mengikuti pemerintah, Continue reading

Tagged , , , , ,

Makkah Al Mukarramah: Sebuah Perjalanan Spiritual (2)

Tepat di hari ke-4 di Madinah, menjelang shalat ashar, kami bersiap dengan pakaian ihram menuju Mekkah Al Mukarramah. Untuk penduduk Madinah, miqat dimulai dari Dzul Hulaifah atau Abyar Ali, kira-kira setengah jam dari Kota Madinah. Saat itulah kami mulai berniat umrah dan bertalbiyah sepanjang jalan menuju Makkah. Perjalanan ditempuh kurang lebih 9 jam menuju hotel tempat kami bermalam di Makkah, sehingga sampai di sana sekitar pukul 02:00 dini hari. Continue reading

Tagged , , ,

Madinah Al Munawarah: Sebuah Perjalanan Spiritual (1)

Segala puji bagi Allah yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk mengunjungi salah satu di antara tempat paling mulia dan suci di bumi ini, Kota Madinah Al Munawarah. Berbekal visa umrah dan koper berisi beberapa baju serta perlengkapan lain, saya pun menapakkan kaki di Kota Nabi ini pada tanggal 9 Agustus 2011 bertepatan dengan 9 Ramadhan 1432 H, pada pagi hari yang cerah, di Hotel Madinah, 250 meter dari Masjid Nabawi Asy Syarif. -semoga Allah menjaganya-.

Continue reading

Tagged , , , ,
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.